Berharap...
"Kenapa km lebih memilih sendiri?", kata-kata itu tampak di layar hapenya diatasnya tertulis nama yang sudah tak asing lagi baginya. Wanita itu tampak segera membalas sms "karena aku belum siap sakit hati". Tak lama hapenya bergetar kembali, masih sms dari orang yang sama "apa km lagi mengharapkan seseorang?". Wanita itu menggelengkan kepalanya dan mengetik sebuah kalimat yang begitu tegas "sama sekali tidak mengharapkan siapa pun". Sepertinya laki-laki tersebut masih sangat penasaran terhadapnya, karena laki-laki itu mengirimkan sms lagi "apa km masih mengharapkanku?". Kali ini wanita itu tampak kaget dan kembali menggelengkan kepalanya "sama sekali tidak". Laki-laki itu tetap saja mengganngunya dengan terus mengirimkan sms yang menurutnya itu penting, tapi bagi wanita itu bukanlah hal penting. "kalau misalnya suatu saat nanti kita balikan, apakah kamu msh mau membuka hatimu untu aku?", tanya lelaki yang masih tampa...